MamaErra
September 22nd


Tujuan aku mengadakan blog ini adalah untuk kepuasan diri aku sendiri di dalam mengabadikan minatku kepada sesuatu yang boleh dijadikan sebagai kenangan dan secara tidak lansung ianya juga boleh aku kongsi bersama sesiapa di luar sana yang punya minat sealiran denganku. Apa yang aku tulis di sini hanya pendapat peribadiku semata-mata dan tiada niat untuk menyinggung mana-mana pihak.




Dira Djulaiha's  book recommendations, reviews, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists

Tinggalkanlah Jejakmu Di Sini....

   

<< August 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31


AKU BACA...
Dari Jiwa Rasa
Dina Zaman
Nisah Haron
Ulas Buku
Norra Hassan
Ayu Emelda
Saleha Ahmad
Antu Buku
Novel Cinta Melayu
Novel Melayu
Koleksi Buku Ainil
Bicara Buku
Kaki Buku
Wira Bukit

MASIH SEGAR DIINGATANKU:

A. SAMAD SAID
[Adik Datang] [Hujan Pagi] [Salina] [Sungai Mengalir Lesu] [Di Simpang Jalan] [Di Hadapan Pulau] [Wira Bukit] [Al-Amin] [Langit Petang] [Cinta Fansuri] [Bulan Tak Bermadu di Fatehpur Sikri] [Daerah Zeni] [Lantai T Pinkie] [Benih Harapan] [Benih Semalu] [Daun Semalu Pucuk Paku] [Warkah Eropah]

ABDUL RAHIM AWANG
[Pulang] [Konspirasi] [Jejak-Jejak Songsang] [Realiti] [Komp. Generasi Yang Hilang] [Mama] [Boneka] [Saka]

ABDUL TALIB HASSAN
[Diari Hati] [Khailee] [Cinta Semalam] [Airani] [Primadona] [Warisan]

AHADIAT AKASHAH
[Budak Setan 1, 2 & 3] [Lagenda Budak Setan] [Hikayat Cinderella] [Katerina] [Nyanyian Ombak Di Hati]

AIDA ADRIANI
[Lafazkan Cintamu]

AIDIL KHALID
[Bila Nysrah Kata Tak Mahu]

AINA EMIR
[Sesuci Cinta] [Seharum Kasih] [Kau Laksana Bulan] [Bunga-Bunga Kemboja]

AINON ZAINI
[Kembara Rindu di Sakura]

AISYA SOFEA
[Selagi Ada Dia] [Gelora Jiwa] [Jauh] [Jendela Hati] [Kau Untukku] [Sehangat Asmara] [Buatmu Kekasih]

ALEYA ANEESA
[Semusim Rindu] [Kasih Antara Kita] [Janjiku Bersamamu]

AMARUSZATI NOOR RAHIM
[Bila Sena Kembali Berbunga 1 & 2]

AMIR HUSAINI
[Ombak Senja]

ANIS AYUNI
[Gemersik Kalbu] [Manisnya Cinta] [Suara Hati] [Kau Kekasihku] [Seribu Kali Sayang]

ANTASYA BALKIS
[Bila Hati Berbicara]

ANWAR RAZALI
[Asmara Seribu Cinta]

ATHIRAH NATASHA
[Gerimis Kasih]

BAHRUDDIN BEKRI
[Detektif Bertudung Hitam] [Doa Untuk Aku] [Dunia Aku Sederhana Kecil]

BIKASH NUR IDRIS
[Sambutlah Cintaku]

DAMYA HANNA
[Bicara Hati] [Sepi Tanpa Cinta]

DINA NAJAT
[Seteguh Kasih Aina Najihah] [Cinta Lukisan Jiwa] [Takdir Cinta]

DR AZIZAH JOHAR
[Kasih Tak Bermusim] [Luka-Luka Semalam] [Ragam Sejeping Hati]

DR HM TUAH
[Original] [Inikah Cinta]

EBRIZA AMINNUDIN
[Dambaan Pilu] [Apa Kata Hati] [Aku Cinta Kamu]

EITA ASHYTA
[Kasih Seharum Lavender]

ELIAS HJ. IDRIS
[Bunga Bukan Semusim] [Kehilangan] [Pilihan Kedua] [Anak Perempuan Kabaret]

FATINILAM SARI AHMAD
[Kaulah Satu][Perempuan Tanpa Dosa] [Kesturi] [Cenderawasih] [Megalomania 1 & 2] [Jangan Tinggal Daku] [Antara Dua Hati] [Saat Hilang Cintamu]

FAUZIAH ASHARI
[Duri] [Ombak Rindu] [Segalanya Cinta...] [Pergilah Sepi] [Setia Menanti] [Rindu Cintaku]

HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY
[Ayat-Ayat Cinta]

HALINA KAMARUDIN
[Sentuhan Kasih]

HANI SOFEA
[Gerhana Hati Lara]

HASREEYATI RAMLI
[Demi Cinta Ini]

HLOVATE
[Tunas] [Aa+Bb] [5 Tahun 5 Bulan] [Schubert's Serenade (Gurindam Jiwa)]

IMAEN
[Vendetta (Gurindam Jiwa)] [Labyrinth] [Bohemian]

IZZA ARIPIN
[...Dan Mimpi Pun Bersatu] [Kerana Dia Cinta]

IZZUL IZZATI
[Bukan Cinta Biasa] [Ku Seru Kasihmu]

JAMILAH AHMAD
[Kau Tetap Di Hatiku]

JESSY MOJURU
[Tenda Biru] [Hanya Kau Segalanya]

JOHN NORAFIZAN
[Garis-Garis DeJavu] [Cinderella Cinta] [Tunjukkan Aku Satu Bintang] [Sempadan Tanpa Seri]

KAMSIAH ABU
[Terpenjara Di Kamar Sutera] [Menggamit Syurga Firdaus]

KHADIJAH HASHIM
[Laila Azwa Gadisku] [Cinta Kedua] [Senator Adila] [Mira Edora] [Badai Semalam] [Jalan ke Kubur] [Pelangi Pagi] [Merpati Putih Terbang Lagi] [Belum Masanya] [Di Tengah Kubu]

KHAIRYN OTHMAN
[Zahrah de Tigris]

LAMIA AIMAL
[Tiga Wajah]

LIANA AFIERA MALIK
[Bukan Puteri Lindungan Bulan] [Dan Mimpi Pun Berguguran] [Dia Di Hatiku] [Janji Assila]

LILY HASLINA NASIR
[Aku Ada Kamu] [Epilog Cinta] [Moga Kau Mengerti]

LIZA ZAHIRA
[Cinta Rahsia]

MANJLARA
[Persis Sebutir Pasir]

MAIZURA MOHD EDERIS
[Kiranya Kau Berbohong]

MA LEE CHUSWAN
[Selamat Tinggal Sayang]

MANAF HAMZAH
[Dedaun Hijau di Angin Lalu]

MIMIE AFINIE
[Bisikan Rindu] [Masih Ada Rindu]

MIOR SHARIMAN HASSAN
[Cincin Permata Biru]

MINA MAHANIE
[Seindah Gubahan Kasih]

NAJWA AIMAN @ AIMY NAJWA
[Untuk Kau Dan Aku] [Bahang Selatan]

NASS ALINA NOAH
[Selamat Pengantin Baru Isteriku]

NAZAWATI ABD MANAF
[Kembalikan Kasihku]

NAZURAH AISHAH
[Lili Buat Najah]

NIA AZALEA
[Hati Yang Terusik] [Kau Yang Satu] [Seredup Kasihmu]

NEKMAH MIRDI
[Seadanya Sayang]

NORA ISMAIL
[Serasi Di Hati]

NORHAYATI BERAHIM
[Setiap Jumaat] [Chinta] [Kembalikan Cintaku] [Harum Chempaka] [Sakitnya Sayang] [...Tidak Aku Bersuara...] [Murni Kasih] [Kasih Yang Tercalar] [Biarkan Aku Menangis] [Tiada Batasan Sayang] [Andai Semalam Ku Miliki] [Dia Lebih Mengerti] [Cinta Jangan Kau Pergi] [Egois] [Emosi] [Hati Seorang Wanita] [Inferior] [Noktah] [Sayang Tak Terucap] [Seindah Derita] [Air Mata Kasih] [Dendam Yang Terlerai] [Cinta Pertama] [Hanya Kerana Cinta] [Hati Yang Luka] [Jalinan Memori] [Nota Cinta Buat Mu] [Pesanan Terakhir Seorang Lelaki] [Rindu] [Bunga Kasih] [Setulus Cinta] [Sentuhan Kasih] [Terima Kasih Kekasih] [Untukmu Segalanya]

NORHAZRIANA ABDULLAH
[Hadirnya Cinta]

NORISAH A.BAKAR
[Rinduku di Angin Lalu] [Hati Seorang Wanita]

NOOR SURAYA
[Panggil Aku Dahlia] [Kebun Mimpi...] [Hati Andriyana (Gurindam Jiwa)] [Surat Ungu Untuk Nuha] [Nyanyian Tanjung Sepi] [Rindunya Kian Membara] [Biru Ungu Cinta] [Tanah Andriyana] [Keranamu Ain]

NOR RAFISHAH MD. HASSAN
[Aku Yang Ditinggalkan]

NORZAILINA NORDIN
[Arjuna Hati] [Arca Kasih] [Gemersik Rindu] [Sewangi Kasih-Konflik Terakhir]

NURUL SYAHIDA
[Plain Jane]

OSHUN MUHAMMAD @ E.M MUHAMMAD
[Ninja Kunaharo: Misteri Wira Malam] [Ninja Kunaharo: Misteri Kelubung Putih] [Ninja Kunaharo: Misteri Bomoh Ajaib] [Ajak Kadir Mencari Buku Sakti Kasyorga]

PINGU TOHA
[L.U.V.E]

PITTERIAH ABDULLAH
[Hadirnya Cinta]

PUTERI ANDALAS
[Tanpamu Di Sisi]

RABIATUL ADAWIYAH
[Air Mata Cinta]

RAFIZAH NORDIN
[Cupid Love] [Hari Yang Terluka]

RAMLAH RASHID
[Kabus Senja]

RAMLEE AWANG MURSHID
[Tombiruo] [Semangat Hutan] [Tombiruo Terakhir] [Rahsia Perindu] [Hatiku di Harajuku] [Bagaikan Puteri] [Cinta Sang Ratu] [Ungu Karmila] [Hijab Sang Pencinta] [Personal Justice (ADAM)] [Mikhail]

ROHANI DIN
[Diari Bonda 1, 2, 3 & 4]

ROZITA ABD WAHAB
[Setelah Kau Pergi] [Permata Asmara] [Kasih Bersemi]

RUBY HAZRI
[Percayalah...] [Kopi Susu Sepatu Biru]

RUHANA MD ZAKI
[Alunan Rindu]

RYNSA
[Kebun Mimpi - Albatros: Antara Langin & Bumi] [Relevankah Aku Di Hatimu?]

SABARIAH ARAUR
[Lelaki Terakhir] [Jalur-Jalur Jingga] [Buat Yang Terakhir...] [Inang Sari]

SAMSIAH MOHD NOR
[Bulan Berbisik] [Sejernih Lazuardi] [Anom Suraya] [Cinta Jati Klasik] [Tangisan Bulan Madu 1, 2, 3 & 4] [Anggerik Kota] [Sebening Langit Senja]

SALINA IBRAHIM
[Kombinasi Bunga Cinta] [Syurga di Hati] [Mahligai]

SARNIA YAHYA
[Secantik Anugerah]

SHAHNON AHMAD
[Ranjau Sepanjang Jalan]

SHANIKA LATISHA
[Kasihku Abadi]

SHARIFAH ABU SALEM
[Gerimis Di Hati] [Tak Seindah Mimpi] [Tak Semanis Mimpi] [Tiada Lagi Mimpi] [Pesona Rindu] [Biar Rindu Berlalu]

SITI HASNEZA ABDUL HAMID
[Cemburu Seorang Perempuan] [Angin Dingin Dari Utara] [Setulus Setia Seindah Nama] [Sonata Kasihku]

SITI ROHAYAH ATAN
[Trilogi Wajah Wanita] [Menggapai Pelangi]

SITI ROSMIZAH
[Andai Itu Takdirnya]

SITI ROZILAH @ ZETTY ZAHIRA
[Intan Delila] [Antara Dua Persimpangan] [Arca Di Cermin] [Biarkan Aku Sendiri] [Titipkan Aku Bahagia] [...Hulurkanlah Kasihmu] [Setulus Hati Ika] [Rindu Yusuf Cinta Zulaika]

SITI ZABEHA IBRAHIM
[Yang Teristimewa]

SRI DIAH
[KL Di Mana Suamiku] [Jangan Ada Dusta] [Janji Kasih]

SYAMIMI AMINOLAH
[Air Mata Kasih] [Dalam Dakapan Kasihmu] [Andai Ku Miliki Semalam] [Ada Rindu Di Wajahmu...]

SYUD
[Kebun Mimpi - Tas Merah Jambu] [Tentang... Dhiya]

ZAHARAH MUHAMMAD
[Hatiku Milikmu]

ZURAIDAH OTHMAN
[Komp. Ada Cinta di Matanya]

ZAID AKHTAR
[Salju Sakinah]

ZARA ALUWI
[Belahan Jiwa]

ZULIANA ABUAS
[Viva Sakura]


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Sunday, August 26, 2007
CEMBURU SEORANG PEREMPUAN - Siti Hazneza Abdul Hamid

"Aku orang bukit yang telah mengambil risiko tinggi membina rumah di tepi pantai yang paling bergelora..."

Tidak sulit beristeri dua, Dhiya'... kiranya yang kedua itu ialah dirimu. Kiranya yang kedua itu penuh reda sepertimu... Isteri, di wajahmu ada syurga... yang di dalamnya beralun tenang alirannya dan sesekali aku rindu... namun yang sesekali itu, aku seringnya tidak mampu untuk memenuhinya. kasih sayang kita ada sempadan yang memisahkan, hingga ruang-ruang intim antara kita... aku lemas sebelum waktunya. Andainya syurga buatmu, lalu aku harus menjadi suami yang bagaimana... selayaknya aku di mana? Dan adakah syurga buat suami sepertiku... suami yang sering gagal meletakkan keadilan di dalam rumah tangga. Isteri... melamarmu menjadi isteri kedua adakah suatu yang dinamakan kesilapan, bila tatkala kesempurnaanmu menjadikan aku seorang suami yang gagal....


Semenjak membaca novel Angin Dingin dari Utara dan Setulus Setia Seindah Nama, aku tidak melepaskan peluang untuk membaca novel ini. Bermacam-macam perkara dapat aku pelajari - hal rumahtangga; hal perasaan terhadap suami, ibu bapa, anak-anak dan ahli keluarga; peradaban dalam Islam; bagaimana mendidik anak; jangan cepat berprasangka; perihal bagaimana suami patut melayan isteri (isteri-isterinya) dan juga bagaimana isteri patut melayan suami. Tidak dapat ku kira entah berapa kali aku menitiskan air mata ketika membaca novel ini. Siti Hazneza begitu bijak mewujudkan watak-watak seperti Dhiya' yang ku kira sebaik-baik umat yang pernah kutemui, Emilia yang ku rasa punya perasaan yang begitu kejam terhadap Dhiya' dan juga Zikrillah yang tidak boleh berlaku adil terhadap kedua-dua isterinya itu. Bacalah... tak rugi sebab aku bagi ***** kat novel ni.

Posted at 2:02 pm by MamaErra
Make a comment  

Friday, August 24, 2007
...TIDAK AKU BERSUARA... - Norhayati Berahim

Peristiwa hitam yang berlaku terus menghantui dirinya ke mana dia pergi, sejauh mana dia berlari. Segalanya masih tidak dapat dihilangkan dari ingatan. Maruahnya tergadai, harapannya berkecai dan lelaki yang bertanggungjawab masih lagi bebas.

Perlukah disuara apa yang berlaku? Tidakkah malu kalau semua orang tahu? Buat seketika, Jeslina memang benar-benar buntu.

Namun... akhirnya dia sedar, kalau tidak dia bersuara? Semua lelaki durjana itu akan terus bermaharajalela.


Trauma sumbang mahram... intipati cerita yang disampaikan oleh NB dalam novelnya kali ini melalui watak Jeslina. Dari sinopsis, kita dapat lihat bagaimana Jeslina mengharunginya... lari dari keluarga kerana rasa malu, benci kepada lelaki, takut untuk berkasih kerana rasa diri tidak sempurna, sukar mempercayai orang lain dan macam-macam lagi perasaan yang menghantui perasaannya yang sekali gus mengganggu perjalanan kehidupannya. Siapakah yang berjaya memujuk hati Jeslina untuk keluar dari belenggu tersebut? Odin? Doktor Budi Utomo? Nisak? Puan Khatijah? Siapa...?

Baca dulu... memang best (pada pendapat peribadi akulah). Aku rasa peminat NB yang lain juga pasti bersependapat denganku... Bertambah lagilah koleksi novel NB aku... yang ke-29.

Posted at 7:34 am by MamaErra
Comment (1)  

Monday, August 20, 2007
KAU KEKASIHKU - Anis Ayuni

Dhira yang baru sahaja dilukai oleh seorang lelaki menyatakan bahawa dia tidak mahu bercinta lagi. Namun, hatinya kalah dengan kenyataannya itu apabila terpaut dengan Zairi ketika melancong ke Beijing. Sejak pertemuan yang membibitkan kenangan manis, hubungan Dhira dengan Zairi semakin mesra selepas pulang dari melancong. Namun, Dhira pasrah walaupun Zairi menunjukkan sikap prihatinnya dan cemburu, lelaki itu agak sukar menyatakan cinta kepadanya.

Akhirnya, lafaz cinta keluar dari bibir Zairi dan ingin melamar Dhira menjadi suri dalam hidupnya. Namun, ada sesuatu yang menjadi persoalan dalam diri Dhira, apabila dia tidak pernah disentuh oleh suaminya sendiri selama di alam perkahwinan.

Apakah masalah yang sedang dihadapi oleh Zairi? Mengapa dia tidak mahu menyentuh Dhira sedangkan tanggungjawab lain ditunaikan? Adakah kerana Dhira yang menjadi puncanya? Akhirnya, Dhira dapat menemui jawapannya yang sering membelenggu dirinya. Antara kasihan dan kasih, perlukah Dhira mengharunginya bersama suami tercinta?


Ego. Ianya sering dikaitkan dengan lelaki. Mereka ini payah untuk mengaku kesilapan dan kekurangan diri dan kerana sikap yang satu inilah selalunya membawa kepada kemusnahan di dalam satu-satu perhubungan. Fenomena inilah yang Anis Ayuni sampaikan di dalam novel Kau Kekasihku ini. Setelah mengetahui masalah yang melanda Zairi, walaupun pada mulanya, Dhira hanya mahu beralah dan mengundur diri... tetapi kerana kasih dan sayang pada suami tercinta, Dhira tidak cepat melatah. Dia tahu setiap permasalahan pasti ada penyebabnya dan setiap sebab pasti ada jalan penyelesaiannya. Selebihnya, dia berserah pada takdir... Aku rasa, novel ini patut dibaca oleh para suami dan isteri sebagai panduan dan pengajaran agar kita tidak cepat membuat kesimpulan ke atas apa yang berlaku dan terus menghukum suami/isteri di atas kesilapan yg mereka lakukan.

Posted at 8:00 am by MamaErra
Make a comment  

Thursday, August 09, 2007
BIAR RINDU BERLALU - Sharifah Abu Salem

Sanggupkah kau biarkan, sekuntum bunga resah terdampar di tepian pantai kasih?

Sering rindu datang tanpa diundang. Sering pula hati dipersalahkan apabila rindu begitu mendera. Namun, kerana rindu itu dua insan saling berjanji untuk sehidup semati. Dan, kerana rindu itu juga ada insan yang sanggup melupakan janji yang dimeterai.

Janji Khalil dengan Samirah untuk membina istana bahagia, bagaikan sirna kerana permusuhan anak-anak. Fatiha tidak mahu kasih ibu diganti dengan kasih wanita lain kerana merasakan cinta wanita itu tidak seagung cinta ibunya. Nasrul juga tidak sanggup orang asing muncul dalam hidup ibunya.

Masing-masing menafikan hak bahagia kedua orang tua. Sengketa keduanya berpanjangan, saling membenci dan melukakan. Bagai api yang membakar, kedua-duanya menyakitkan. Marah dan dendam mewarnai setiap kata-kata.

Mengenalimu merupakan kenangan pahit dalam hidupku, namun ia juga adalah saat terindah yang tak mungkin dapat kutemui sampai bila-bila...

Di saat kemelut dan persengketaan kian bertandang, Fatiha bagai kehilangan kehidupan... apabila musibah datang menimpa. Nasrul didera rasa bersalah. Fatiha pula tidak mahu mengaku kalah. Dia cuba bangkit dari kehancuran yang sedang didepani. Tanpa disedari, rindu perlahan-lahan datang. Namun, dia lebih rela rindu itu berlalu pergi. Dia tidak mahu rindu itu bertamu di dalam hati.

Kerinduan... ia indah, ia resah. Ia melukakan, ia juga membahagiakan.


Sekeras-keras hati seseorang itu, pasti ada terselit kelembutan di dalam dirinya. Itulah yang dapat aku lihat di dalam watak Fatiha, Nasrul dan Tok Wan. Orang-orang begini selalunya bersikap kasar, tegas serta punya pendirian yang kuat kerana ingin mempertahankan haknya dari diganggu oleh orang luar. Bagi mereka yang punya kelembutan, seperti adik-adik Fatiha dan Nasrul... selalunya mudah punya perasaan kasihan dan juga mudah cair dengan kata-kata manis dan pujuk rayu. Cinta yang ikhlas, murni dan luhur pastinya tidak akan tergugat walau apa jua rintangan melanda seperti mana cinta Khalil dan Samirah. Manakala, kalau niat di hati sudah tidak baik... maka pengakhirannya juga tidak baik. Itulah yang terjadi kepada Suhana dan sepupunya, Ipin. SAS memang bijak mencipta watak-watak di dalam novelnya kali ini, tak rugi memilikinya.

p/s:
Sudah lama aku menunggu kelahiran novel terbaru SAS. Bila saja novel ini berada di pasaran, aku terus cuba mendapatkannya. Tak mahu ketinggalan untuk membacanya.

Posted at 7:15 am by MamaErra
Make a comment  

Wednesday, August 08, 2007
NINJA KUNAHARO: MISTERI KELUBUNG PUTIH - Oshun Muhammad

Identiti Ninja Kunaharo masih lagi menjadi misteri. Tetapi, Udit, Hafiz, May dan Riana benar-benar yakin, guru-guru mereka adalah anggota wira malam tersebut. Sementara itu, penduduk di Chenderong Balai gempar apabila ramai yang telah melihat seorang wanita berpakaian serba putih merayau-rayau di tengah malam. Wanita misteri itu menghilang ke dalam belukar setiap kali terserempak dengan orang awam. Tetapi, misteri wanita berkelubung putih itu tidak sehebat misteri yang berlaku kepada keempat-empat sahabat itu. Kini, mereka berasa keliru yang amat sangat. Pendapat mereka sudah berubah. Mungkin Cikgu Rosli, Cikgu Azizi, Cikgu Vijay dan Cikgu Shamsuri bukanlah Ninja Kunaharo yang sebenarnya. Kalau bukan mereka... SIAPA?


Sekali sekala membaca cerita kanak-kanak seronok juga.... ianya tidak memberatkan minda. Jalan cerita yang mudah dan senang difahami dan memang sesuai untuk kanak-kanak/remaja. Seperti yang aku katakan sebelum ini, lokasi-lokasi di dalam jalan ceritanya adalah tempat jatuhku lagiku kenang... senyum sendiri aku membacanya... humor dan suspen. **membaca novel ini, teringat pula masa kecil-kecil dulu aku suka sangat membaca novel nancy drew dan hardy boys** Tahniah OD...

p/s:
Ayee berkali-kali pesan supaya tidak lupa untuk membeli novel ini sebaik saja dia habis membaca NK:Misteri Wira Malam. Minggu lepas aku berkesempatan untuk membelinya dan sebelum itu, aku membacanya terlebih dahulu... OD, sekarang Ayee telah menjadi salah seorang peminat novel OD.. dan dalam diam, aku berhajat untuk membeli novel OD yang terbaru... Ajak Kadir: Mencari Buku Misteri Kasyorga sebagai hadiah hari jadinya pada hujung minggu ini. Namun begitu, Kangaroo telah terlebih dulu menawarkan diri untuk membelinya untuk Ayee semasa kami sama-sama ke MPH Ahad lepas... thanks sis. Nampak gayanya aku terpaksalah membeli hadiah lain untuk Ayee... hehehe!

Posted at 7:56 am by MamaErra
Comments (2)  

Monday, July 30, 2007
APA KATA HATI - Ebriza Aminnudin

Kisah cinta yang terjadi antara Dalinda, Damien dan Nirul Nizam tidaklah semudah yang disangka jalan penyelesaiannya. Antara Damien & Nirul Nizam tidak mahu mengalah dan masih memburu sekeping hati milik Dalinda. Lantaran itu Dalinda terkapai di ambang kemelut, tak berdaya menyingkirkan cinta abadi kedua-dua pemuda yang berebutkannya. Mampukah dalinda menyingkir salah seorang dari mereka? Siapa yang berjaya menawan hati Dalinda sehingga ke gerbang perkahwinan? Dan apakah sebenarnya kata hati Dalinda....


Semasa membaca novel ini, aku teringat akan satu cerita... rupa2 ia adalah susulan dari novel Dambaan Pilu.... *aku pernah baca novel ni, macam ingat-ingat lupa jalan ceritanya dan aku tak perasan pula yang Dambaan Pilu tu novel Ebriza... main baca aje masa tu* Seronok juga sekali sekala membaca novel remaja yang ringan dan santai ni... Semasa membaca novel ni maka terimbaslah kembali masa zaman-zaman aku di kolej dulu. Memang tidak dinafikan, banyak kenangan pahit dan manis dilalui pada masa itu. Apa yang dilalui oleh Dalinda, Damien dan Nirul Nizam ni memang biasa terjadi, maklum sajalah... baru saja memasuki alam kedewasaan. Darah muda tengah bergelora... faham-faham sajalah.

Posted at 11:20 am by MamaErra
Make a comment  

Monday, July 23, 2007
PEREMPUAN TANPA DOSA - Fatinilam Sari Ahmad

"Perkahwinan bukan satu pelarian..."

Andai perkahwinan itu suatu perkongsian, dia ingin berkongsi segalanya bersama perempuan itu. Isteri, kasih ini tidak mungkin berubah walau hitam sejarah silam bisa membuatkan parut kelukaan. Kerana lafaz janji sebuah perkahwinan, kebahagiaan hari ini & akan datang. Bukan luka pedih cinta-cinta semalam.

~*~*~*~*~*~

Demi maruah, Datuk Majid terpaksa mengahwinkan anak tunggalnya, Lily dengan Rizal dan Rizal hanya akan melepaskan Lily sebaik saja Lily selamat melahirkan anak yang dikandungnya. Sebagai imbuhan, Rizal meminta sejumlah wang dan dengan wang tersebut dia membina hidup di kampung halamannya. Saat perasaan sayang dan kasih Lily pada Rizal mula bercambah, Eddie datang semula untuk merebut kasih Lily dan juga anak di dalam kandungan. Walaupun pada mula, Lily tekad memilih untuk terus bersama Rizal tetapi perasaannya menjadi berbelah bagi tatkala dia mengetahui akan hubungan Rizal dengan Usu Sakinah. Lalu dia pergi membawa diri dan anaknya pulang ke Kuala Lumpur. Menyedari keadaan Lily dan Rizal, Usu Sakinah telah menguburkan harapannya terhadap Rizal lalu merima pinangan Rahman. Tika ketiadaan Lily, Rizal benar-benar merasa kehilangan dan kerinduan... dan menyedari bahawa dia telah mula menyayangi Lily dan cuba memujuk Lily kembali ke pangkuannya. Berjayakah Rizal?


Aku suka jalan ceritanya dan sememangnya aku suka semua hasil karya Fatinilam, masih ada lagi novel beliau di dalam simpanan yang belum aku baca. Pelan-pelan la ek...

Posted at 12:16 pm by MamaErra
Make a comment  

Saturday, July 21, 2007
KU SERU KASIHMU - Izzul Izzati

Dari mana datangnya kasih? Dari mata turun ke hati. Dalam diam cinta itu hadir. Tanpa sedar, rasa rindu berbunga jua akhirnya. Memiliki kasih Hakimi dari alam kampus hanyalah mimpi indah Afrina semata-mata. Menjadi milik Hakimi apatah lagi. Impian semakin jauh, lantaran jejaka idaman turut menjadi rebutan dua orang sahabat baiknya sendiri. Dia sedia mengalah, memberikan laluan dan ruang biarpun hati sendiri sakit memendam rasa kecewa. Bertambah menjerut rasa tatkala Hakimi menyambut baik cinta salah seorang dari mereka.

Namun sejauh mana kasih yang bersemi dapat dihindari, biarpun dia cuba untuk menjauhi. Sedangkan wajah Hakimi sentiasa hadir di ruang mata. Dugaan hadir tanpa dipinta, lansung tidak terlintas di fikiran. Musibah datang jua menimpa antar dia dan Hakimi. Suratan ataupun kebetulan? Sukar untuk ditafsirkan. Tetapi apa yang pasti, ada rahsia yang perlu diselindungkan. Ada cerita yang harus disembunyikan dan disimpan kemas daripada pengetahuan umum terutamanya kawan-kawannya. Kesulitan yang menjelma itu turut membuat Afrina tersepit antara diri, maruah keluarga dan sahabat baik sendiri. Hati siapakah yang perlu diutamakan? Hati siapa pula yang perlu dijaga? Kasihnya pada Hakimi tidak boleh dibiarkan sepi. Cabaran Afrina, kasih Hakimi harus dimiliki dengan apa jua cara sekalipun. Namun relakah dia dikatakan sebagai "muka tembok" demi merayu secebis kasih? Persoalannya... mampukah Afrina menyeru kasih Hakimi? Sedangkan cinta Hakimi tetap teguh kepada kekasih hati.


Dari sinopsis di belakang novel, sedikit sebanyak telah memberikan gambaran jalan cerita yang bakal disampaikan tapi adalah lebih baik jika membaca terus keseluruhan novel ini. Memang menarik. Aku sendiri tak tahu sama ada aku boleh jadi sekuat Afrina menghadapi kemelut-kemelut yang datang ke dalam hidupnya. Tahniah Izzul! Moga dengan kelahiran novel kedua ini akan memberi semangat dan dorongan untuk menghasilkan novel yang seterusnya.

Posted at 8:23 am by MamaErra
Comment (1)  

Tuesday, July 17, 2007
AKU CINTA KAMU - Ebriza Md Aminnudin

 

Bukan setahun dua aku simpan rasa tersinggungku ini padamu. Bertahun lamanya aku biarkan ia begitu…dan terus kekal begitu. Sehinggalah bila kita ditemukan semula, kau dan aku rupa-rupanya telah jauh berbeza. Masa dan keadaan mengajar aku menjadi manusia cepat pandai. Namun tidak cepat untuk melupakan… dan sesekali tidak akan melupakan. Ezzy… andai paras rupa yang menjadi taruhan… Sya rela meletakkan diri ini sebagai taruhanmu. Saya akan lakukannya demi sebuah dendam. Dan itulah yang tidak mampu Sya lakukan sejak dahulu lagi… ingin melihat kau tersungkur di hujung kaki seorang perempuan yang hatinya telah 'mati' kerana dicuri. Lalu aku pun bermain 'sembunyi-sembunyi' untuk mengaburkan mata dan hatimu. Dan kau tidak pernah mengesyaki kewujudanku di tengah-tengah gelanggang permainanmu. Sedang aku saban waktu tersenyum menang pada setiap permainan yang engkau ciptakan. Kemenangan yang aku raikan bersama teman-teman. Kemenangan yang seringnya menerbitkan rasa rindu dan kasihku padamu. Kerana hatiku sebenarnya telah lama tewas pada setiap permainan ciptaanmu…


Pertama kali membaca hasil karya Ebriza. Menarik juga jalan ceritanya, mengisahkah tentang rancangan Marsya Qistina yang ingin membalas dendam terhadap Ezral Hafiz dan Zairil Aswir kerana mereka pernah mempermainkan serta memalukannya semasa sama-sama belajar di universiti dulu. Dengan penampilannya yang baru telah memudahkah rancangan 'penyamaran' Marsya untuk melaksanakan rancangannya itu. Walaupun masih ada lagi terselit perasaan sayangnya pada Ezral, namun hatinya tetap berkeras untuk menyedarkan lelaki itu agar mengenal dan menghargai cinta yang suci, Zairil juga tidak terkecuali. Dia mahu lelaki-lelaki itu berhenti mempermainkan cinta perempuan-perempuan yang mereka kenal. Berjayakah Marsya? Bagaimana pula reaksi Marsya terhadap lelaki-lelaki yang datang menagih cintanya? Adakah peluang untuk Ezral memenangi semula hati Marsya?

Posted at 7:14 am by MamaErra
Make a comment  

Thursday, July 12, 2007
ALUNAN RINDU - Ruhana Md Zaki

Kematian suami tercinta yang selama ini menjadi tunggak rumahtangga bukan satu pengakhiran sebuah kehidupan. Hidup ini terus berputar. Begitulah anak nelayan akur pada roda waktu; laut tetap tegas menjadi guru turun temurun.

Sakina tiada waktu menjejaki air mata yang gugur. Bersama Ihsan putera tunggal yang tetap menjadi racun dan penawar; Sakina yang terus diuji waktu tetap meneruskan kerja suami. Membangunkan daerah anak nelayan.

Kekuatannya pada semangat dan kelemahannya hanya kerana dia seorang ibu tunggal muda. Dia dijejaki lelaki yang ingin meraih cintanya. Namun cinta kental pada suami mendesak Sakina menutup ruang cinta.

Maniskan perkahwinan cinta masa lalunya yang pernah ditentang keluarga? Terlalu kuatkah hati wanitanya untuk terus bersendirian mengharungi dugaan? Tidakkah kesepian bakal mencipta rindu kehadiran lelaki dalam hidupnya? Tabahkah dia menghadapu cemuhan asal usul isteri Ihsan?


Sinopsis di belakang novel ini telah menggamit aku untuk membeli novel karya Ruhana ini kerana aku ingin mengetahui penghujung jalan ceritanya. Tambahan pula inilah novel pertama terbitan NHF Media yang aku beli. Setelah mengetahui keseluruhan jalan ceritanya, memang tidak rugi aku menurut kata hati untuk memiliki novel ini. Aku kagum dengan kesetiaan Sakina Az-Zahra terhadap Yusarizal. Walaupun dia diasak dengan pelbagai janji dari lelaki-lelaki yang ingin merebut kasihnya tetapi perasaan cintanya terhadap Yusarizal tetap utuh walaupun suaminya itu telah lama meninggalkannya.

Berbekalkan semangat cinta dan kasih dari Yusarizal, Sakina tabah mengharungi cabaran dalam membesarkan anaknya, Fizaril Ihsan dan juga meneruskan perniagaan arwah suaminya. Walaupun begitu, anaknya juga melalui situasi yang sama sepertinya. Kematian Meeza telah membuatkan Fizaril Ihsan sedar akan perasaan rindu dan kasih seperti yang dialami oleh ibunya.

Rindu yang teramat sangat kepada arwah suaminya membuatkan Sakinah akhirnya rebah jua ke bumi. Dengan bahasa yang mudah, aku pelajari pelbagai perangai dan karenah manusia dari novel ini sebagai pengajaran untuk diri sendiri.

Posted at 7:46 am by MamaErra
Make a comment  

Next Page